Cara merawat kulit sensitif

Tips merawat kulit sensitif yaitu dengan menggunakan pelembab, menghindari sabun wangi, gunakan produk dengan kurang dari 10 bahan, dan menggunakan sunblock

Anda mungkin beranggapan bahwa anda memiliki kulit sensitif karena produk kosmetik yang dipakai menyebabkan kulit tersengat, terbakar, atau kemerahan. Atau, karena meskipun tidak memiliki efek yang nyata terlihat, namun setelah kontak dengan produk tersebut selalu membuat kulit mereka merasa tidak nyaman.

Kita lihat sekarang apa pandangan dermatologist ketika mendiagnosis kemungkinan kulit yang sensitif, yaitu:

  1. Bila terjadi reaksi kulit seperti pustula, benjolan kulit, atau erosi kulit
  2. Kulit menjadi sangat kering yang secara tidak benar melindungi ujung saraf di kulit
  3. Ada kecenderungan membuat kulit memerah

Bukan hanya faktor genetik, tapi ada banyak faktor yang menjadi penyebab kulit sensitif, diantaranya :

  • Kulit yang terlalu kering, atau kulit yang terluka sehingga tidak bisa lagi melindungi ujung saraf.
  • Gangguan kulit atau reaksi alergi pada kulit seperti eksim, rosacea, atau dermatitis kontak alergi.
  • Paparan matahari, angin dan panas/dingin yang berlebihan
  • Usia, jenis kelamin, dan ras perbedaan dalam sensitivitas kulit kurang terdefinisi dengan baik tetapi masih mungkin memainkan peran dalam menyebabkan reaksi kulit.

Tes medis dapat dilakukan untuk menentukan anda mempunyai kulit sensitif atau tidak. Yaitu dengan melakukan uji sample untuk mendeteksi tanda-tanda alergi yang memberikan kontribusi terhadap kulit sensitif. Jika tidak, sulit bagi dokter untuk menguji kulit sensitif karena begitu banyak faktor dapat menyebabkan itu. Dan perlu diketahui bahwa priapun bisa mempunyai kulit yang sensitif.

Tips untuk merawat kulit sensitif

Masing-masing orang bisa jadi mempunyai respon berbeda terhadap sabun dan cleansing milk. Tapi dermatologists sebagian besar setuju bahwa sabun wangi atau sabun yang kuat wewangiannya sangat mungkin mengandung deterjen, dan tidak boleh digunakan pada wajah. Sabun non-deterjen mempunyai potensi lebih kecil untuk mengakibatkan iritasi kulit.

Untuk urusan pelembab, sebaiknya anda selalu menggunakannya agar kulit bisa terhindar dari kekeringan dan abrasi. Hindarilah produk yang mengandung antibakteri atau bahan deodoran,  alkohol, retinoid atau alpha-hydroxy acids.

Hal lain yang direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology adalah sebagai berikut:

  • Gunakan bedak, yang memiliki bahan pengawet minimum, dan risiko iritasi kulit minimal.
  • Gunakan foundation berbasis silikon untuk meminimalisasi iritasi.
  • Jangan menggunakan kosmetik tahan air (waterproof). Karena anda akan memerlukan pembersih khusus untuk menghapusnya.
  • Gunakan produk dengan kurang dari 10 bahan.
  • Gunakan eyeliner pensil dan eyebrow fillers. Jangan memilih eyeliner cair karena mengandung lateks dan dapat menyebabkan reaksi alergi.
  • Membuang kosmetik yang sudah kadaluarsa.

Di samping itu, agar kulit anda lebih terawat dan terhindar dari resiko kulit sensitif maka sebaiknya anda selalu menggunakan sunblock, minimal SPF 30. Dan menggunakannya setiap hari bila berada di bawah sinar matahari selama lebih dari 20 menit. Gunakan kembali sunblock selesai durasi tersebut. Bahan aktif sunblock yang sebaiknya dipakai adalah yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide.

Apabila anda ragu dengan berbagai sabun yang hendak dipakai, maka anda bisa meracik sendiri sabun buatan dengan menggunakan minyak zaitun dan minyak jarak.

Untuk kulit normal, gunakan setengah porsi minyak zaitun dan setengah porsi minyak jarak. Namun, jika kulit anda berminyak atau menderita jerawat besar, cobalah mengurangi jumlah minyak zaitun dan menggunakan tiga bagian dari minyak jarak untuk satu porsi minyak zaitun. Untuk kulit kering, mulai dengan satu bagian minyak jarak tiga porsi minyak zaitun. Tempatkan pada botol bersih dan kocok setiap anda hendak menggunakannya.
Ambil sejumlah sabun wajah buatan anda, dan pijat ke seluruh wajah yang kering (ya, hanya bagian yang kering).
Selanjutnya, rendam kain lap bersih ke dalam air panas, dan kemudian meletakkannya di atas wajah untuk perawatan uap selama satu menit. Usap perlahan wajah dengan handuk yang sama, lalu keringkan dengan kain bersih.

Dan biasanya, kami anjurkan untuk penderita kulit sensitif untuk rutin menggunakan serum vitamin C. Serum ini sangat kaya dengan antioksidan, juga dilengkapi kolagen serta nutrisi penting lainnya, yang salah satu manfaatnya untuk pertahanan kulit.

Apakah kosmetik yang baru anda beli, aman untuk anda?

Untuk menguji apakah sebuat produk perawatan yang baru anda beli dapat menyebabkan kulit teriritasi atau tidak, maka gunakanlah langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Setiap hari selama 5 hari, gunakan sedikit di belakang telinga dan biarkan semalam.
  2. Jika kulit anda tidak menjadi bereaksi negatif, ikuti prosedur yang sama, namun kali ini menerapkan produk pada area samping mata.
  3. Jika masih tidak melihat iritasi, maka produk tersebut adalah aman bagi setiap area wajah anda.

Perlu diketahui bahwa produk perawatan kulit berlabel hipoalergenik tidak selalu lebih aman untuk kulit sensitif. Bahkan tidak ada standar yang mengatur apakah sebuah produk dikategorikan sebagai “hypoallergenic” atau bukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *