Cara Mencegah dan Mengontrol Flek Hitam

Hiperpigmentasi adalah kelainan kulit yang berupa flek hitam, bintik noda atau bercak pada wajah yang disebabkan oleh terlalu banyak melanin di lapisan kulit. Melanin merupakan zat yang memberi warna pada kulit Anda. Hal ini terjadi karena sel yang terlalu aktif, yaitu melanosit, yang merangsang produksi melanin.

cara mencegah flek hitam

Tapi pertanyaan sebenarnya adalah apa yang membuat melanosit tersebut diproduksi secara berlebih?

Faktor utamanya adalah paparan sinar matahari, apalagi di Indonesia yang berada di garis katulistiwa dimana matahari selalu ada sepanjang musim.
Juga akibat aktifitas hormon, yang dirangsang oleh penyakit dan obat tertentu yang juga dapat memicu flek hitam.

Apakah make up dapat menutupi flek hitam ? Bisa jadi, tapi kan harus dengan riasan tebal. Dan ini tentu akan merepotkan setiap kita hendak keluar rumah.

Daripada kita menghadapi masalah dengan flek hitam, alangkah baiknya kita melakukan pencegahan, bukan ?

Oleh karena itu tips kali ini membahas cara mencegah flek hitam datang di wajah kita.

 

Cara Mencegah Flek Hitam

Hiperpigmentasi adalah kondisi umum dimana bercak kulit menjadi lebih gelap daripada warna kulit di sekitarnya. Itu diakibatkan karena berlebihnya sintesis melanin yang pigmen hadir di sel kulit kita.

Bagaimana perbedaannya dengan hiperpigmentasi pasca-inflamasi, sebagai contoh bekas jerawat? Hiperpigmentasi pasca-inflamasi, atau PIH, adalah istilah medis untuk perubahan warna pada kulit yang merupakan gejala sisa proses peradangan, jerawat atau cedera pada kulit. Ini adalah respons alami terhadap peradangan pada kulit, baik itu akibat stres kimia, mekanik, fisik, alergi, gesekan, infeksius, bedah atau terapeutik.

Penyebab hiperpigmentasi:

Ada beberapa penyebab hiperpigmentasi seperti turun temurun, masalah hormonal, selama kehamilan, paparan sinar matahari yang berkepanjangan, jerawat paska atau cedera, yaitu peradangan pasca-inflamasi, atau kosmetik berbasis bahan kimia keras.

Pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah :

  1. Hindari paparan sinar matahari berlebihan adalah cara mencegah yang paling utama. Ikuti langkah-langkah perlindungan matahari seperti membawa payung, kenakan pakaian lengan panjang, atau kenakan topi bertepi lebar.
  2. Pakailah tabir surya spektrum lebar (yang mampu melindungi dari sinar UVA & UVB). Minimal tabir surya yang digunakan adalah SPF 30 agar bisa mencegah sintesis melanin yang berlebihan.
  3. Gunakan serum vitamin C setiap hari. Ini adalah anti oksidan yang baik untuk melawan kerusakan akibat sinar matahari ini.
  4. Krim pencerah yang mengandung bahan aman.
  5. Krim yang mengandung AHA seperti asam glikolat dapat digunakan untuk pengelupasan yang lebih seragam.
  6. Jangan menggunakan sembarang krim yang belum bersetifikat aman.
  7. Manjakan diri Anda dengan minuman jus (minum jus buah segar dan bukan yang kaleng).
  8. Konsumsilah makanan bergizi yang kaya serat, vitamin, zat besi dan protein.
  9. Jangan stres melihat kulit berpigmen. Kecemasan mental Anda bisa memicu kondisi ini.

 

Mencegah Flek Hitam Selama dan Sesudah Kehamilan

Kehamilan membuat tubuh wanita mengalami banyak perubahan, baik secara fisik maupun emosional. Hal ini disebabkan adanya perubahan hormon.

Sementara beberapa wanita berevolusi dengan indah dengan kulit yang bersinar, yang lainnya cenderung terlihat lelah, dan kusam. Salah satu tantangan yang paling umum dihadapi wanita hamil adalah kulit flek hitam, yang juga disebut melasma gravidarum dalam istilah medis. Kondisi ini bisa menimbulkan kecemasan.

Yang perlu diketahui adalah kita harus mengenali berbagai tanda dan gejala yang harus diwaspadai, dan kemungkinan pengobatan dini.

6 tanda dan gejala dari kloasma atau melasma adalah :

  1. Bercak hitam atau coklat pada kulit wajah.
  2. Bercak pigmen pada area seperti lengan dan bagian yang terpapar sinar matahari.
  3. Bercak kulit gelap di daerah seperti tulang pipi dan garis rahang.
  4. Puting berpigmen, bintik-bintik, bekas luka dan bercak di area genital.
  5. Kulit berpigmen di bawah daerah paha.
  6. Peningkatan pigmentasi pada lapisan perut yang disebut linea nigra.

 

Walaupun setelah masa persalinan kulit akan mengembalikan dirinya kembali normal saat hormon kembali seimbang. Namun jika Anda menggunakan metode kontrasepsi dalam bentuk pil, patch atau cincin vagina yang mengandung estrogen, Anda cenderung akan menderita kondisi ini lagi.

 

Langkah untuk mencegah melasma selama masa kehamilan dan persalinan.

Ada 6 langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah atau mengatasi melasma selama kehamilan, yaitu :

  1. Gunakan blok tabir surya yang bagus sebelum melangkah keluar di bawah sinar matahari. Gunakan SPF 30 secara ideal, karena akan melawan sinar UVA dan UVB yang berbahaya.
  2. Pastikan Anda menerapkan tabir surya bahkan saat berada di dalam rumah. Ada kemungkinan sinar UV bisa masuk melalui kaca rumah Anda. Bahkan saat berada di mobil pun, sinar UV bisa menembus kaca. Dan bila Anda berada di luar ruangan selama lebih dari 1,5 jam, maka tabir surya harus dipakai kembali karena perlindungannya akan memudar.
  3. Gunakan pembersih wajah dan krim yang lembut dalam komposisi dan ringan pada kulit Anda. Jauhi formulasi kimia yang kuat yang cenderung hanya memperparah masalah, dan mengganggu kesehatan janin.
  4. Jangan menggunakan sabun dan gel dengan parfum yang kuat.
  5. Jangan gunakan krim pemutih kulit, dan make up yang tebal. Ini hanya akan membuat kulit Anda akan terlihat lebih buruk.
  6. Pastikan Anda mengenakan concealer ringan jika harus menghadiri pertemuan. Jangan menggosok wajah Anda dengan riasan yang berat.