Cara Menghilangkan Bekas Jerawat atau Noda Hitam

Kesalahan dalam memperlakukan dan menghilangkan jerawat bukan hanya akan mengakibatkan bekas jerawat berupa noda hitam yang sangat mengganggu penampilan, tapi juga cacat (scars) pada kulit yang merusak tekstur sehingga tidak rata (menonjol dan berlubang). Penyebabnya adalah peradangan jerawat yang lebar, dan lamanya anda membiarkan jerawat sehingga merusak jaringan kulit pada lapisan dermis.
6 jenis cacat yang dikenal di dunia medis, yaitu :

  1. Atrophic, cacat bekas jerawat berupa cekungan dengan warna kemerahan, biasanya cukup kecil bila di wajah tetapi bisa lebih besar dari 1 cm diameternya bila ada di bagian tubuh lain.
  2. Boxcar-shaped, adalah luka dengan sudut sisi vertikal yang tajam. Mirip dengan bekas luka yang ditinggalkan oleh cacar air. Bekas ini bisa dangkal atau bisa juga dalam. Karena bentuknya dengan tepi yang curam, bekas ini lebih sulit untuk dihaluskan. Cacat ini terjadi akibat peradangan karena jerawat yang menghancurkan dan melenyapkan jaringan kolagen kulit.
  3. Ice-pick adalah bekas yang dalam dan sempit. Cacat bekas jerawat ini menyerupai pori-pori yang kosong, dalam dan lebar yang biasanya berukuran kurang dari 2 mm. Penampilan kulit seperti balok es tertusuk dan merupakan bekas yang meluas ke jaringan dermis. Ice Pick bisa terjadi setelah kulit mengalami peradangan dan infeksi dari jerawat batu dan peradangan kulit sehingga jaringan kulit menjadi hancur.
  4. Rolling scars. Seperti ice pick, cacat bekas jerawat ini cenderung bergelombang, namun lebih lebar, dan dangkal. Kondisi ini juga jelas terlihat saat usia bertambah dan kulit kehilangan elastisitas dan kepadatannya.
  5. Hyperthrophic scars: adalah cacat bekas jerawat yang menebal, namun tidak melebar melebihi luka jerawat aslinya. Dan akan menghilang dengan treatment ringan.
  6. Keloid, merupakan cacat pada jaringan parut yang mengalami peradangan berlebih. Jaringan tersebut akan membentuk nodula yang padat berisi. Berbeda dengan jenis cacat bekas jerawat yang lainnya, keloid ini disebabkan karena kelebihan produksi kolagen.

Macam-macam luka bekas jerawat

Menghilangkan bekas jerawat berupa scars tersebut harus ditangani dengan tindakan, misalnya punch grafting (pencangkokan), eksisi (penghilangan), perawatan laser dan chemical peeling. Anda harus mengunjungi dokter kulit untuk cacat ice-pick ini karena tidak satupun dari perawatan ini yang dapat dilakukan di rumah. Namun alangkah baiknya bila sebelum cacat tersebut terjadi, anda perlu mempelajari cara menghilangkan jerawat yang benar, dan segera melakukan penanganan kepada jerawat-jerawat tersebut sebelum semuanya terlambat.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Tindakan Medis

Seperti kondisi kulit lainnya, ada beberapa tindakan medis yang dikenal untuk menghilangkan bekas jerawat. Tapi sebelum anda memilih cara yang tersedia, sangat penting untuk mengetahui kelebihan dan resiko dari tiap-tiap metode tersebut secara lebih detil. Dan berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter ahli kulit. bekas jerawat datang dalam berbagai bentuk dan memiliki metode yang sesuai untuk secara efektif mengurangi munculnya bekas luka.

cara menghilangkan bekas jerawat dan noda hitam

Laser
Ada 2 teknik menghilangkan bekas jerawat yang ditangani dengan menggunakan laser, yaitu: ablatif, yang menghilangkan lapisan luar kulit; dan non-ablatif atau prosedur dimana dermis diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan pada permukaan kulit. Laser non ablatif akan mengupas lapisan luar kulit, membakar jaringan parut dan merangsang kolagen kulit untuk merapat sehingga parut lebih tersamar. Karena kulit menyerap energi kuat dari laser, bekas perawatan ablative laser dapat tampak kemerahan hingga beberapa bulan. Non-ablative laser merangsang perubahan di kulit tanpa merusak jaringan. Laser jenis ini memanasi kelenjar sebasea, mengurangi sebum dan formasi jerawat. Metode ini harus dilakukan berkali-kali hingga cacat bekas jerawat menipis. Teknik laser membutuhkan waktu sedikit lebih lama supaya kulit kembali pada kondisi normal.

Teknik Punching
Menghilangkan bekas jerawat berupa scars melalui teknik punching dibagi menjadi 3 cara, yaitu :

Eksisi. Prosedur ini menggunakan alat pukulan kecil untuk memotong bekas luka dari kulit. Setelah bekas luka tersebut dipotong, kulit akan dijahit tertutup.
Punch grafting . Ketika bekas luka yang dipotong, maka langkah selanjutnya adalah pencangkokan kulit untuk mengisi kekosongan. Biasanya, cangkok diambil di belakang telinga karena kurang terlihat.
Elevasi. Hanya dasar bekas luka tersebut dipotong. Ketika dasar kulit diangkat ke permukaan kulit di mana jahitan, steri-strip atau lem kulit akan digunakan untuk melampirkan itu.

Dermal Fillers. Dalam prosedur ini, zat pengisi seperti kolagen atau asam hyaluronic akan disuntikkan ke luka bekas jerawat. Akibatnya dasar bekas luka akan bergerak ke arah luar sehingga bahksn lebih menonjol dari permukaan kulit. Namun, hasil dari metode ini tidak permanen, dan pengobatan perlu diulang setelah beberapa bulan.

Chemical Peeling. Adalah tindakan pengolesan bahan kimia iritan demi mempercepat pengelupasan kulit secara metabolik, toksik maupun kaustik. Metode ini dilakukan untuk mempercepat regenerasi kulit. Bahan kimia tertentu seperti asam fenolat dapat digunakan untuk memperbaiki perubahan warna kulit dan parut bekas jerawat ringan. Ada beberapa level kadar konsentrasi dari chemical peeling, mulai dari 10 % lalu 20 % dan seterusnya. Bahan yang digunakan untuk satu perawatan wajah sekitar 3 cc kecuali adanya kombinasi bahan atau perbedaan metode lapisan pengerjaan. Cara menghilangkan bekas jerawat ini memerlukan pengetahuan dan keterampilan khusus dari dokter agar tidak menimbulkan komplikasi seperti kasus hiperpegmentasi pada jenis kulit tipe III.

Dermabrasi. Cara ini sudah lebih umum digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat berupa jaringan parut. Pasien melakukan ini dibawah anestesi lokal, agar sikat/gerinda berkecepatan tinggi yang digunakan untuk mengupas permukaan kulit dan mengubah kontur parut tidak membuat anda kesakitan. Parut superfisial dapat dihilangkan sepenuhnya, sedangkan parut yang dalam bisa dikurangi kedalamannya. Namun perlu diperhatikan bahwa dermabrasi dapat menyebabkan pigmentasi kulit, sehingga harus diikuti penanganan tambahan untuk menekan pigmentasi. Yang wajib adalah harus selalu memakai sunblok ketika hendak terpapar sinar matahari.

Mikrodermabrasi. Hampir sama dengan teknik dermabrasi, namun memakai kristal aluminium oksida yang dialirkan melalui pipa vakum untuk mengupas kulit. Perbedaan dengan dermabrasi adalah teknik ini tidak menimbulkan luka karena betul-betul hanya menyentuh di permukaan kulit saja yang terkelupas. Sehingga teknik ini harus dilakukan berulang-ulang dengan hasil yang mungkin tidak terlalu signifikan.

Dermaroller. Dermaroller berisikan jarum-jarum halus di bagian roller untuk mengikis kulit mati dan membuat pori-pori lebih terbuka, dengan tujuan untuk memudahkan penyerapan obat. Biasanya diberikan krim anestesi untuk menahan rasa sakit, sebelum metode ini dilakukan.

Dermaroller untuk menghilangjkan bekas jerawat
Metode dermaroller dalam menghilangkan bekas jerawat adalah sebagai berikut:

  1. Proses cleansing, dengan sabun dan milk cleanser.
  2. Pemberian krim anestesi, sampai kulit terasa menebal.
  3. Roller kulit dengan berbagai arah ( atas-bawah-kiri kanan-diagonal) sekitar 10-12 menit, ditekan dengan menggesernya secara perlahan.
  4. Sterilisasi dengan NaCl atau air steril
  5. Pemberian serum, vitamin atau kolagen, khusus untuk scar

Menghilangkan Bekas Jerawat dan Noda Hitam Dengan Bahan Topikal

Kita tidak ingin cacat bekas jerawat tersebut ada di wajah kita, karena penanganannya akan membutuhkan biaya yang besar, dan waktu yang lama. Apabila hanya sekedar noda hitam saja, anda bisa menanganinya dengan prosedur topikal, yaitu pemakaian krim, serum dll. Bahan yang umum dipakai adalah menggunakan krim AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan beta-hydroxy acid, serta retinol (tretinoin, atau Retin-A). Proses yang terjadi adalah kulit dikelupaskan secara wajar ataupun ekstrim (tergantung kepada teknik yang disukai oleh dokter yang menangani). Bila menggunakan teknik wajar, maka masih bisa dipakai untuk jenis kulit sensitif, dengan resiko proses perawatan menjadi lebih lama. Alpha hydroxy acid selain dapat ditemukan dalam sediaan krim, juga bisa berbentuk serum.

Beta hidroksi acid dalam konsentrasi kuat, akan efektif dalam mengatasi noda hitam bekas jerawat

Retinol disamping sangat efektif untuk mengupas kulit mati, jenis ini sering digunakan sebagai pencerah wajah. Anda bisa menemukan jenis asam ini dalam sediaan krim, cairan dan gel.

Rich Amor sudah menyediakan rangkaian produk yang dikemas di dalam paket penghilang noda hitam untuk menghilangkan bekas jerawat dengan cepat berupa noda hitam. Manfaatnya bukan saja untuk pemulihan bekas jerawat saja, namun memperbaiki kondisi kulit muka secara keseluruhan, termasuk juga dipakai untuk menghilangkan flek hitam. Kulit menjadi cerah alami, sehat luar dan dalam. Pori-pori besarpun akan ikut merapat. Dan yang penting juga adalah, anda akan bebas dari ketergantungan kosmetik dan bisa tampil segar tanpa bantuan makeup. Untuk konsultasi serta pemesanan Rich Amor anda bisa menghubungi Whatsapp kami di 081311300412 atau 08122492724.

Bagaimana Cacat Bekas Jerawat Bisa Dicegah?

Cara menghilangkan bekas jerawat

Hal yang sama bisa juga terjadi jika anda membiarkan komedo selama bertahun-tahun tanpa upaya untuk dikeluarkan dengan metoda yang benar. Dengan mengeluarkan komedo saat isi lemak masih keras, maka kemungkinan besar lubang bekas komedo akan terbuka. Bacalah tips perawatannya di artikel Cara Menghilangkan Komedo.

Tapi mengapa anda ingin melakukan salah satu perawatan ini ketika anda dapat mencegah cacat bekas jerawat sejak dini? Jika anda ingin meminimalkan bekas jerawat, terutama ketika anda menderita jerawat kistik, berikut adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan.

  1. Mengobati jerawat sesegera mungkin. Singkatnya, tidak membiarkannya lebih buruk.
  2. Tinggal jauh dari apa yang dapat lebih mengiritasi atau terangsang kulit Anda.
  3. Jangan memencet, menusuk, atau mengeluarkan jerawat dengan paksa. Apalagi bila isi jerawat masih keras. Selain akan terjadi peradangan, luka yang mengakibatkan cacat, juga akan menyebabkan jerawat semakin menyebar.
  4. Dalam kasus kista atau jerawat yang dalam, konsultasikan dengan dokter anda segera.
  5. Terapkan pola hidup sehat

Baca juga pola hidup yang dianjurkan di artikel Cara Menghilangkan Jerawat Membandel dan Bekasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *