Jerawatan Setelah Facial Wajah

Jerawatan setelah facial, mungkin kah? Sesegar kulit anda setelah melakukan facial wajah di salon, namun biasanya diiring rasa takut akan potensi breakout (jerawatan) dalam waktu dekat. Jerawatan setelah facial wajah di salonPembentukan jerawat dan noda lainnya pada hari-hari setelah facial wajah adalah masalah umum. Begitu banyak keluhan serupa sehingga beberapa situs web kesehatan merekomendasikan untuk menghindari facial wajah menjelang acara besar, seperti misalnya pernikahan.

Langkah facial wajah biasanya melibatkan ekstraksi untuk menghilangkan komedo dan jerawat. Jerawat terjadi akibat penyumbatan sebum, minyak alami yang dihasilkan d dalam kelenjar sebaceous. Sebum biasanya dilepaskan ke permukaan kulit melalui folikel rambut. Ketika terjadi penyumbatan, sebum kembali masuk ke bawah permukaan kulit sambil mengundang dan memelihara bakteri. Komedo hitam adalah jenis jerawat di mana pori-porinya tetap terbuka di tempat penyumbatan. Hal ini memungkinkan oksigen untuk masuk dan mengoksidasi sebum yang terinfeksi sehingga menyebabkan warnanya menjadi hitam.

Berjerawat setelah facial memang sangat mungkin terjadi, apalagi jika jarang sekali melakukan facial. Karena biasanya kulit disteamed untuk membuka pori-pori agar memudahkan proses ekstraksi komedo atau jerawat. Ketika esthetician (juru salon) mengekstrak komedo karena penyumbatan sebum, walau hanya tekanan lembut dengan menggunakan alat khusus atau juga jari, akan menyebabkan sebum muncul ke permukaan kulit. Sehingga untuk penyumbatan membandel sebaiknya ditinggalkan saja. Bila seorang esthetician memberikan tekanan yang terlalu besar ketika melepaskan sumbatan, maka folikel disekitarnya bisa ikut pecah. Jika ini terjadi, bakteri dari komedo dapat menyebar ke folikel lain di dekatnya, menyebabkan infeksi dan jerawat.

Tapi terkadang, tidak selalu diakibatkan oleh kesalahan esthetician. Karena sangat mungkin minyak yang tersumbat tidak mau keluar, tidak peduli seberapa keras mereka mencoba. Akibatnya dapat meninggalkan pori-pori yang tersumbat. Sumbatan pada pori-pori yang tersisa bisa mengundang kehadiran bakteri, dan efeknya akan terjadi sekitar 2 – 3 hari setelah facial wajah. Selain itu ada beberapa kasus yang disebabkan kulit yang bereaksi negatif terhadap penguapan (steam), pemijatan wajah, reaksi terhadap produk yang baru dipakai atau ketika debu yang ditarik keluar dengan terlalu keras.

Saran untuk menghindari dan mengatasi jerawat setelah facial

  1. Melakukan facial wajah sebelum acara penting, terutama jika anda tidak pernah atau jarang melakukan facial sebelumnya, hendaknya dihindari. Penjadwalan waktu dua minggu sebelumnya adalah yang terbaik jika anda ingin berada di sisi yang aman.
  2. Sediakan acne cream di meja rias anda, sehingga ketika tanda-tanda jerawat mungkin muncul akan segera bisa ditangani.
  3. Bila anda melakukan facial wajah di salon, dan dirasakan pori-pori masih terbuka, sebaiknya tidak segera pulang. Apalagi bila kepulangan anda dari salon menggunakan kendaraan roda dua, atau berjalan di daerah yang berdebu. Alternatifnya adalah anda bisa melakukannya dengan produk facial wajah sendiri.
  4. Menggunakan toner wajah setelah facial akan dapat mempercepat merapatnya pori-pori.

Yang tidak boleh dilakukan setelah melakukan facial wajah

1. Jangan mengunjungi sauna.
Kenapa? Anda telah dibersihkan dan diuapi selama facial di salon (kecuali bila anda melakukannya di rumah). Pemanasan pada wajah  hanya akan mengupas cahaya wajah anda.

2. Jangan dipijat.
Karena wajah anda sudah mengalami pemijatan sebelumnya. Apakah juru pijat anda benar-benar bersih tangannya? Pikirkanlah.

3. Jangan mencuci wajah anda (jangan menyentuh wajah anda)
Kenapa? Wajah anda sudah dicuci oleh seorang aesthetician yang menghabiskan 59 menit.. Anda dapat melewatkan langkah ini di kamar mandi dan menjelang tidur.

4. Jangan gunakan peeling sesampainya di rumah atau Retin A / Renova selama setidaknya 72 jam.
Kenapa? Alpha-hydroxy acid peels ditambah vitamin A akan membuat kulit kemerahan. Berikan kulit anda istirahat dua atau tiga hari.

5. Hindari terpaan langsung paparan matahari.
Kenapa? Bahkan paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan insidental dan kanker kulit. Dan karena saat facial melibatkan scrubbing atau peeling (anti-aging facial sering termasuk keduanya), sehingga kulit  anda masih beresiko untuk dapat terbakar.

6. Jangan memegang.
Kenapa? Jika seorang aesthetician meninggalkan jerawat untuk tidak diekstrak, itu biasanya karena jerawatnya tidak cukup dekat ke permukaan. Tinggalkan jerawat anda selama 24 jam. Atau hubungi aesthetician tentang kunjungan ekstraksi tindak lanjut.

7. Jangan merias wajah atau menggunakan make-up.
Kenapa? Oke, anda dapat merias wajah. Tapi mengapa tidak menggunakan melakukan facial skin-perfecting sebelumnya ? Sehingga setelah itu anda tidak lagi butuh riasan wajah? Dan jika wajah anda tidak menjadi lebih baik setelah facial, sebaiknya anda mencari salon yang lain.

Lalu bagaimana bila anda sudah terlanjur berjerawat? Tidak perlu khawatir bila anda tahu caranya. Segeralah melakukan perawatan kulit untuk mengatasi jerawat secara intensif supaya tidak lebih menyebar.

Yuk ah sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *