Kulit kering: apa saja penyebabnya?

Apa penyebab kulit kering?

Penyebab kulit kering salah satunya adalah karena faktor keturunan, karena tingkat kelembaban kulit pada umumnya dipengaruhi oleh genetika. Dalam kondisi identik, orang yang berbeda akan memiliki kondisi kulit normal, berminyak, atau kering.

Kulit yang putih tampaknya lebih rentan mengalami kulit kering dibandingkan orang berkulit lebih gelap. Penyebab kulit kering (xerosis) lainnya disebabkan oleh paparan lingkungan, penyakit tertentu juga secara signifikan dapat mengubah fungsi dan penampilan kulit.

Selain itu dengan bertambahnya usia, kemampuan kulit untuk memproduksi keringat, minyak, dan zat lemak lainnya ikut berkurang. Sel-sel kulit juga beregenerasi lebih lambat. Akibatnya, kadar air kulit berkurang pada orang dewasa yang lebih tua. Kulit kering pada karena faktor usia biasanya lebih terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.

Potensi penyebab kulit kering karena faktor lingkungan meliputi:

  1. Faktor cuaca. Secara umum, kulit menjadi lebih kering di musim dingin, ketika suhu dan tingkat kelembaban menurun. Kondisi musim dingin juga cenderung membuat banyak kondisi kulit yang ada lebih buruk.
  2. Mandi atau shower air panas. Sering mandi, terutama jika dengan air panas dan dalam waktu yang lama, akan memecah hambatan lapisan lipit pada kulit. Kontak yang terlalu lama dengan air – terutama air panas – dapat mengurangi minyak alami yang melindungi kulit. Jika keluar dari bak mandi atau shower dan kulit terasa ketat, maka itu artinya kulit kehilangan kelembabannya. Begitu juga dengan berlama-lama berendam di kolam renang, terutama di kolam yang mengandung kadar chlor yang tinggi dapat mengakibatkan kulit menjadi kering.
  3. Sabun dengan kontur kasar dan mengandung banyak detergen.
    Deodoran dan sabun anti bakteri biasanya yang paling merusak, seperti juga banyak sampo yang membuat kering kulit kepala Anda.
  4. Paparan sinar matahari. Seperti semua jenis panas, matahari mengeringkan kulit anda. Namun kerusakan dari radiasi sinar ultra violet (UV) mampu menembus melampaui lapisan epidermis. Kerusakan paling signifikan terjadi jauh di dalam dermis, di mana kolagen dan elastin serat memecah jauh lebih cepat dari yang seharusnya. Akibatnya terjadi kerutan yang dalam dan longgar, serta kulit kendur.
  5. Dermatitis atopik. Ini adalah salah satu jenis yang lebih umum dari eksim, dan menyebabkan kulit lebih sensitif dan kulit kering. Banyak orang dengan eksim ringan dapat merubah kondisi kulit dengan kekeringan yang berlebihan. Daerah sering terkena meliputi wajah, sisi leher, dan daerah lipatan siku, pergelangan tangan, lutut dan pergelangan kaki.
  6. Psoriasis. Kondisi kulit ini ditandai dengan penumpukan sel kulit mati yang membentuk sisik tebal dan kekeringan.
  7. Gangguan kelenjar tiroid. Hypothyroidism, sebuah kondisi yang terjadi ketika produksi hormon tiroid yang terlalu sedikit, sehingga mengurangi aktivitas keringat dan kelenjar minyak, yang mengarah ke kulit yang kering dan kasar.

Bagaimana cara mengatasinya? Silahkan simak artikel mengatasi kulit kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email tidak akan ditampilkan. Kolom isian wajib diberi tanda *