Mengenali penyebab dan proses pembentukan jerawat

Jerawat adalah penyakit peradangan dari kelenjar minyak (kelenjar sebacea) yang pada umumnya terjadi pada masa remaja akibat aktivitas hormon, dan juga bisa diakibatkan oleh faktor eksternal. Jenis jerawat bisa  bervariasi, mulai dari sekedar komedo (jenis whitehead atau blackhead),  nodus (pembengkakan), pustul (pembengkakan disertai dengan adanya peradangan), papul (merah), hingga jaringan parut hipotrofik (cekung) / hipertrofik (seperti keloid) yang terjadi akibat kelainan aktif tersebut.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Aktivitas hormon androgen sangat berperan dalam pembentukan jerawat. Hormon androgen menjadi sangat aktif dan banyak jumlahnya pada usia pubertas, saat menjelang menstruasi, dan ketika kehamilan di bulan-bulan awal (3 bulan pertama). Aktivitas hormon androgen ini dapat mengakibatkan melimpahnya produksi sebum (minyak) dan bila pori-pori kulit tertutup oleh debu dan kulit mati maka timbul lah jerawat.

Faktor lain yang menjadi penyebab jerawat, adalah :

  • merokok,
  • stres,
  • makan makanan pedas dan berlemak,
  • pemakaian kosmetik atau pelembab yang berbahan dasar minyak,
  • jarang membersihkan muka yang kotor dan tertutup debu,
  • kurangnya istirahat,
  • udara yang terlalu panas.

Proses Pembentukan Jerawat

  1. Hiperkeratinisasi folikuler
    Kelenjar minyak memiliki saluran yang dapat saling terkoneksi dengan lingkungan sekitar. Namun ada kalanya folikel-folikel yang melapisi kelenjar minyak ini mengalami penyumbatan.
  2. Hormon androgen memicu peningkatan produksi sebum
    Bakteri propionibacterium acnes dapat hidup dalam kondisi anaerob (tidak membutuhkan oksigen). Oleh karena bakteri anaerob tidak membutuhkan oksigen, maka jumlah bakteri menjadi semakin meningkat.
  3. Peradangan
    Sebum merupakan tempat tumbuh dan hidupnya bagi bakteri anaerob Propionibacterium acnes. Oleh bakteri, sebum terus-menerus dipecah menjadi asam lemak bebas. Kondisi yang tidak normal ini kemudian dianggap sebagai suatu benda asing.  Penolakan ini kemudian mengakibatkan peradangan.
  4. Hasil dari peradangan ini dapat kita lihat dari luar sebagai munculnya jerawat. Di area ini kulit menjadi berwarna merah, dan  lama kelamaan membusuk, serta mengeluarkan nanah.

Untuk menghilangkannya ada beberapa alternatif. Mulai dengan cara alami, hingga menghilangkan jerawat cara klinis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email tidak akan ditampilkan. Kolom isian wajib diberi tanda *