Obat Jerawat Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Obat jerawat untuk ibu hamil tentunya tidak sama dengan obat yang diperuntukan bagi kondisi normal pada umumnya. Karena makanan dan minuman yang dikonsumsi akan diserap oleh sang janin di dalam rahim.  Sehingga akan sangat berbahaya bila zat antibiotik yang biasa terkandung di dalamnya akan ikut tertelan oleh janin.

Penyebab utama jerawat saat Anda hamil adalah meningkatnya kadar hormon pada 3 bulan pertama. Kenaikan jumlah hormon saat kehamilan tersebut akan mengakibatkan bertambahnya produksi minyak alami kulit. Setiap ibu hamil mempunyai resiko tinggi untuk memiliki jerawat, apabila mempunyai riwayat jerawat ketika menstruasi.

Namun biasanya jerawat akan mereda saat kadar hormon kembali normal. Jadi hal yang paling aman untuk dilakukan adalah menghindari obat jerawat resep atau memakai produk obat jerawat yang dijual bebas. Sebagai gantinya, Anda bisa mengandalkan pengobatan rumah tanpa obat.

Obat Jerawat Untuk Ibu Hamil (Dan Yang Sedang Memberikan ASI)

Pada umumnya, ibu hamil mempunyai beragam keluhan yang dirasakan sejak awal kehamilan, seperti flek hitam, melasma, kulit wajah kusam serta jerawat. Mau menggunakan obat, tapi takut tidak aman untuk kehamilan, kan? Maka dari itu, periksalah terlebih dulu mana yang aman dan tidak aman seperti yang akan diuraikan berikut ini.

Perubahan kulit selama hamil merupakan hal yang sangat wajar. Untuk mengatasi keluhan ini, coba perhatikan dengan cermat bahan obat yang akan digunakan.

Obat Jerawat Aman Untuk Ibu Hamil :

  • Benzol peroksida dan asam salisilat, karena bisa membuang sel kulit mati yang menutupi pori-pori kulit. Mintalah resep dua zat ‘aman’ ini pada dokter.
  • Lotion sulfur, untuk mengurangi bakteri penyebab infeksi kulit.
  • Sabun, dan pembersih klinis untuk kulit sensitif.
  • Eritromisin (Erygel) dan clindamycin (Cleocin T, Clindagel, lainnya) dianggap sebagai bagan obat aman.

Menurut ahli kulit, hanya sekitar 5% dari obat aktif yang dioleskan ke kulit akan diserap ke dalam tubuh. Jadi diyakini bahwa obat tersebut tidak akan menimbulkan peningkatan risiko cacat lahir.

Obat Jerawat Tidak Aman Untuk Ibu Hamil :

Isotretinoin, accutane , klindamisin, eritromisin retinoid dan tetrasiklin harus dihindari, karena dapat mengganggu proses pembentukan organ tubuh janin.

Isotretinoin adalah obat oral sangat efektif untuk mengobati jerawat sekalipun yang parah. Namun isotretinoin sangat berbahaya dipakai saat Anda hamil. Karena bahan obat tersebut bisa mempengaruhi janin, dan menyebabkan cacat lahir yang serius.

Tetrasiklin minum. Termasuk antibiotik seperti tetrasiklin, doksisiklin dan minocycline, mempunyai efek yang dapat menghambat pertumbuhan tulang dan merusak gigi.

Retinoid oles seperti adapalene (Differin), tazarotene (Tazorac) dan tretinoin (Retin-A) merupakan produk yang mirip dengan isotretinoin, dan harus dihindari oleh ibu hamil. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa jumlah obat yang diserap melalui kulit lebih rendah, namun ada kekhawatiran dapat menimbulkan peningkatan risiko cacat lahir.

Perawatan kulit yang dianjurkan :

  1. Peliharalah kebersihan kulit secara teratur. Demikian juga dengan sarung bantal, kerudung serta alat-alat lain yang biasa dipakai untuk sekitar daerah kepala dan wajah.
  2. Terapi uap sangat baik dilakukan untuk membuka pori-pori yang tersumbat.
  3. Gunakan pelembab, sabun yang lembut dan aman.
  4. Cuci muka sebanyak 2x dalam sehari, dan bila berkeringat cukup banyak.
  5. Jauhkan tangan dari wajah.
  6. Walau ibu hamil pastinya sangat malas untuk melakukan perawatan, namun usahakan untuk melakukan facial wajah dengan bahan-bahan yang aman.
  7. Jangan menempelkan dan menekan ponsel ke wajah Anda.
Jangan sekali-kali menggunakan resep dan sisa obat jerawat ketika anda belum hamil.  Tubuh saat hamil berbeda dengan sebelum hamil, kan?

Pola hidup sehat yang mempercepat penyembuhan jerawat, tentunya masih relevan untuk dilakukan selama masa kehamilan; tentunya dengan beberapa penyesuaian.

Ibu-ibu yang khawatir dengan keamanan obat jerawat yang hendak dipakai, mungkin perlu mempertimbangkan untuk mencoba obat alami.

1. Cuka Apel
Rendam bola kapas dengan cuka sari apel mentah tanpa filter dan oleskan ke kulit Anda untuk menyerap minyak. Campurkan cuka satu bagian ke tiga bagian air suling. Ini akan menciptakan toner alami yang kaya akan enzim alami dan asam alfa hidroksi.

madu obat jerawat alami untuk ibu hamil

2. Madu
Madu memiliki sifat antibakteri dan antiseptik. Ini juga menenangkan kulit. Untuk mengaplikasikannya, bilas dulu wajah Anda dengan air hangat. Oleskan madu langsung ke daerah yang terkena. Biarkan di kulit Anda selama 20 sampai 30 menit. Bilas dengan air hangat.

3. Minyak Kelapa
Minyak kelapa memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Ini juga menenangkan kulit dan sangat mudah diserap. Oleskan minyak kelapa murni bukan pelembab sebelum tidur.

4. Oatmeal dan Mentimun
Mentimun dan oatmeal akan menenangkan dan mendinginkan kulit. Cukup dicampur dan dilumatkan, masukkan ke dalam freezer, dan oleskan ke wajah Anda selama 10 sampai 15 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *